BBT Indosat Smartfren STI Telkomsel Telkom XL Axiata H3I Smart
Sundoro
Manager AdUM
Memantapkan Performansi Mendukung Industri Telekomunikasi
13 April 2011
Peningkatan layanan data picu turunnya trafik telekomunikasi
JAKARTA: Turunnya trafik telekomunikasi percakapan dalam dua tahun terakhir diduga karena meningkatnya layanan data yang disediakan oleh operator telekomunikasi.

Anggota Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) Nonot Harsono mengatakan perubahan pola dan gaya hidup sebagian masyarakat, terutama kalangan ekonomi menengah ke atas sangat mempengaruhi turunnya trafik percakapan.
“Di saat seperti ini, masyarakat makin sempit memiliki waktu untuk bicara atau kurang bebas mengungkapkan keterangan lebih detail dibandingkan secara tertulis,” ujarnya kepada Bisnis hari ini.

Waktu online yang lebih panjang, katanya, menyebabkan mereka lebih menyukai berkomunikasi lewat Facebook, SMS, Yahoo Messenger, atau BlackBerry Messenger.

Asosiasi Kliring Telekomunikasi (Askitel) mengungkapkan trafik telekomunikasi sepanjang tahun lalu tercatat 17,8 miliar panggilan, turun 11,8% dibandingkan dengan 2009 sebanyak 19,9 miliar panggilan.

Herdy Harman, Ketua Umum Askitel, mengungkapkan trafik telekomunikasi khusus interkoneksi percakapan pada 2010 rata-rata turun dibandingkan dengan 2009.

“Dari sisi durasi menitnya, trafik percakapan total pada tahun lalu mencapai 24,5 miliar menit, turun dibandingkan dengan pada 2009 yang mencapai 28,2 miliar menit,” katanya kepada Bisnis hari ini.

Askitel mengungkapkan dari catatan trafik total pada 2010, volume trafik untuk sambungan langsung internasional (SLI) mencapai 685,6 juta panggilan atau 30,4 miliar menit, sedangkan pada segmen panggilan domestik tercatat 17 miliar panggilan dengan durasi 21,5 miliar menit.

Pada 2008, asosiasi tersebut mencatat jumlah total panggilan telepon interkoneksi mencapai 16 miliar panggilan dengan durasi percakapan 22 miliar menit.

Trafik tertinggi masih dipegang oleh Telkom Group, yang meliputi produk Flexi dan Telkomsel, baik dari segi trafik maupun percakapan telepon.

Telkom Group menguasai trafik 35% panggilan dan durasi 46%. Market share kelompok ini dari total trafik, adalah sebesar 62%.

Askitel sendiri beranggotakan 12 operator, yakni terdiri dari PT Bakrie Telecom, PT Indosat, PT Telkom, PT Sampoerna Telekomunikasi Indonesia (STI), PT XL Axiata, PT Natrindo Telepon Seluler, PT Smart Telecom, PT Smartfren, PT Telkomsel, PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN), PT Hutchison CP Telecom Indonesia, dan PT Batam Bintang Telecom (BBT).(api)

Sumber : www.bisnis.com

 

 


// include "include/scroll.php";